Crownqq

CrownQQ | Agen Domino QQ | BandarQ | Domino99 Online Terbesar CROWNQQ
Rp.20.000

Selasa, 13 Juli 2021

Kesuksesan Italia Juarai Euro 2020 Jadikan Jorginho dan Emerson Bintang Elite Eropa

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Crownqq - Berhasil meraih gelar Euro 2020 bersama Italia, dua pemain Chelsea, Jorge Luiz Frello Firho atau Jorginho dan Emerson Palmieri dos Santos atau Emerson berhasil masuk ke daftar elite bintang Eropa.

Kesuksesan Jorginho dan Emerson membawa Italia menjuarai Euro 2020 membuat mereka berdua sukses mencatatkan namanya dalam daftar elite bintang Eropa.

Baca Juga : Infografis Argentina Juara Copa America 2021 usai Kalahkan Brasil

Kemenangan Italia di Euro 2020 disinyalir membuat Jorginho dan Emerson berhasil mengawinkan trofi Euro dengan trofi Liga Champions di tahun yang sama.

Ya, dua bintang Chelsea ini diketahui pernah menjuarai Euro 2020 setelah sukses mengamankan trofi Liga Champions 2020/2021. Mereka berdua diketahui hanya butuh waktu kurang dari dua bulan untuk bisa merebut dua trofi bergengsi tersebut.

Jorginho dan Emerson masuk dalam daftar bintang ke-13 dan ke-14 elit bintang Eropa. Jorginho dan Emerson adalah pasangan Chelsea kedua yang memenangkan Liga Champions dan Euro di tahun yang sama.

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Pasangan Chelsea yang pertama kali berhasil mengawinkan gelar Euro dan Liga Champions adalah Fernando Torres dan Juan Mata. Mereka berdua berhasil masuk ke dalam daftar elit bintang Eropa pada tahun 2012.

Pencapaian Jorginho dinilai lebih istimewa dari Emerson. Mantan direktur lini tengah Napoli itu diketahui berhasil mengawinkan trofi Euro dan Liga Champions dengan bermain di dua laga pamungkas kompetisi tersebut.

Ia menjadi pemain Chelsea ketiga setelah Fernando Torres dan Juan Mata yang melakukannya di Euro 2012 dan Liga Champions 2011/12.

Hal itu tak dilakukan Emerson, mengingat pemain kelahiran Santos itu diketahui tak bermain dan hanya menjadi penghangat bangku cadangan pada laga final Liga Champions 2020/2021 melawan Manchester City, Minggu (30/5/21). Daftar Crownqq

Senin, 12 Juli 2021

Infografis Argentina Juara Copa America 2021 usai Kalahkan Brasil

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar
 

Crownqq - Argentina juara Copa America 2021 usai libas Brasil 1-0 di Stadion Maracana, Minggu (11/7/2021) pagi WIB. Lionel Messi akhirnya mampu mempersembahkan trofi pertamanya untuk negaranya. 

Kedua tim langsung jual beli serangan dengan memainkan tempo cepat sejak awal pertandingan. Brasil mengintip peluang melalui kerjasama Richarlison dan Neymar Jr pada menit ke-13.

Namun, upaya mereka masih belum membuahkan hasil setelah digagalkan oleh bek Argentina. Gol La Albiceleste masih aman dari kebobolan. 

Baca Juga :  Prediksi Final Copa America: Argentina vs Brasil 11 Juli 2021

Tensi permainan semakin tinggi memasuki pertengahan babak pertama. Pemain bintang masing masing tim, yaitu Neymar dan Lionel Messi mendapat beberapa pukulan keras dari para bek. 

Argentina yang pada awal pertandingan sempat tertekan, ternyata memberikan kejutan pada menit ke-22. Lewat skema serangan balik, Angel Di Maria membawa Tim Tango unggul lewat tendangan gouge-nya usai memanfaatkan umpan panjang Rodrigo de Paul. 

Skor 1-0 untuk keunggulan Argentina bertahan hingga babak pertama usai. Duel putaran pertama Argentina vs Brasil di final Copa America 2021, Minggu (11/7/2021) dini hari WIB selesai. 

Di babak kedua pertandingan berjalan lebih seru. Kedua tim bermain terbuka. Jual beli serangan tak mampu dielakkan.

Richarlison sempat membawa Brasil unggul pada menit ke-52. Sayangnya gol tersebut dianulir oleh wasit lantaran dirinya sudah dalam posisi offside. 

Setelahnya Brasil terus mengurung pertahanan Argentina. Neymar berulang kali mencoba menusuk pertahanan La Albiceleste.

Namun rapatnya lini pertahanan Argentina membuat eks pemain Barcelona itu kewalahan. Di sisi lain La Albiceleste memperkuat pertahanan. Pada menit ke-87 Brasil mendapat peluang emas melalui sepakan Gabi. Namun Martinez mampu menepisnya. 

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Tidak lama berselang, Giliran penyerang Argentina Messi mendapat peluang emas usai berhadapan satu lawan satu dengan kiper Brasil Ederson Moraes. Sayang, La Pulga terpeleset dan gagal mencetak gol. Namun, Argentina akhirnya menang karena mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. 

Duel putaran pertama Argentina vs Brasil di final Copa America 2021, Minggu (11/7/2021) dini hari WIB selesai. Berikut susunan pemain timnas Argentina vs Brasil pada Final Copa America 2021, Minggu (11/7/2021).

ARGENTINA (4-3-3): Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Rivero, Nicolas Otamendi, Marcos Acuna; Rodrigo de Paul, Leandro Paredes, Giovani Lo Celso; Lionel Messi, Lautaro Martinez, Angel Di Maria.

Cadangan :

Franco Armani, Nicolas Tagliafico, German Pezzella, Sergio Aguero, Agustin Marchesin, Exequiel Palacios, Nicolas Gonzalez, Guido Rodriguez, Angel Correa, Alejandro Gomez, Lisandro Martinez, Nahuel Molina. 

Pelatih: Lionel Scaloni 

BRASIL (4-2-3-1): Ederson; Danilo, Marquinhos, Thiago Silva, Renan Lodi; Casemiro, Fred; Richarlison, Lucas Paqueta, Everton; Neymar.

Cadangan : 

Alisson, Alex Sandro, Everton Ribeiro, Weverton, Emerson, Eder Militao, Fabinho, Vinicius Junior, Roberto Firmino, Gabriel Barbosa, Leo Ortiz, Douglas Luiz. 

Pelatih: Tite

Daftar Crownqq

Sabtu, 10 Juli 2021

Prediksi Final Copa America: Argentina vs Brasil 11 Juli 2021

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Crownqq - Final Copa America 2021 yang mempertemukan Brazil Vs Argentina akan digelar di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Minggu (11/7/2021). Juara 14 kali Argentina akan berduel dengan juara bertahan, tuan rumah dan sembilan pemegang gelar Brazil di laga final Final..

Akankah Lionel Messi meraih gelar pertamanya bersama timnas senior Argentina? Akankah Argentina memenangkan gelar Copa America pertama mereka sejak 1993? Akankah Argentina menyamai rekor 15 kemenangan Copa America Uruguay? Atau, akankah Neymar dan rekan satu timnya memimpin Brasil mempertahankan gelar mereka?

Baca Juga :  Fokus Italia Usai Lolos ke Final Euro 2020: Istirahat!

Tak perlu mempertanyakan motivasi kedua tim. Argentina dan Brasil akan turun di laga final ini dengan semangat tinggi yang sama. Duel mereka diyakini akan berlangsung sengit.

Di perempat final, Argentina mengalahkan Ekuador 3-0 lewat gol-gol Rodrigo De Paul, Lautaro Martinez, dan Messi.. Setelah itu, kiper Emiliano Martinez menjadi pahlawan saat Argentina menang adu penalti atas Kolombia di semifinal. Lionel Messi memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara untuk Argentina di Copa America 2021 dengan empat gol, sementara Lautaro Martinez di bawahnya dengan tiga gol..

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Sementara itu, Brasil menang dua kali berturut-turut hanya dengan skor tipis 1-0 dan berhasil menyingkirkan Chile dan Peru. Gol tunggal semata wayang Lucas Paqueta memberikan Brasil kemenangan di perempat final. Setelah itu, Paqueta kembali mencetak gol penentu yang membawa Brasil lolos ke partai final. Neymar yang telah mencetak dua gol di turnamen tersebut, bermain cemerlang dan bagus di semifinal melawan Peru dan berhasil menyumbangkan satu assist.

Final Argentina vs Brasil dianggap sebagai final yang ideal. Selain dimotivasi oleh rivalitas, kedua negara ini juga memiliki pemain berkualitas. Yang paling ditunggu tentu saja persaingan hebat dua mantan rekan setim klub asal Barcelona, Messi dan Neymar.

Namun, di atas lapangan, mereka bakal saling menjatuhkan. Siapa yang akan tertawa dan menangis di Maracana? Daftar Crownqq

Rabu, 07 Juli 2021

Fokus Italia Setelah Lolos ke Final Euro 2020: Istirahat Dulu!

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Crownqq - Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini masih tidak mau berbicara banyak soal peluang timnya menjuarai Euro 2020. Dia mengatakan timnya perlu istirahat sebelum fokus mempersiapkan diri untuk final.

Dini hari tadi, Italia berhasil meraih sesuatu yang istimewa. Mereka mengalahkan Spanyol di semifinal Euro 2020 dan menjadi tim pertama yang lolos ke Final kompetisi ini.

Baca Juga :  Jelang Italia Vs Turki, Robert Mancini Harapkan Keberuntungan di Stadion Olimpico

Kualifikasi Italia ke Final membuat mereka menjadi juara Piala Eropa 2020. Banyak yang percaya bahwa Gli Azzurri lebih dari mampu untuk memenangkan turnamen ini.

Namun Mancini enggan berandai-andai terlebih dahulu. “Kami belum mencapai apa pun yang kami inginkan saat ini,” kata Mancini, dikutip Sportsmole.

Butuh Istirahat

Pelatih Ilatia Roberto Mancini mengunkapkan bahwa timnya saat ini cukup kelelahan akibat padatnya jadwal Euro.

Kami tinggal selangkah lagi, dan kami harus beristirahat yang cukup karena setelah ini segalanya akan menjadi jauh lebih sulit.

Sebelum pertandingan dimulai melawan Spanyol, saya mengatakan bahwa pertandingan ini akan menjadi pertandingan tersulit kami di kompetisi ini. Karena kami memainkan enam pertandingan berturut-turut, maka kami juga harus melakukan perjalanan selama turnamen ini sehingga sangat melelahkan."

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Optimistis Bisa

Mancini cukup optimistis timnya bisa keluar sebagai juara Euro 2020.

Ia menilai tim yang digelutinya saat ini memiliki sesuatu yang istimewa sehingga ia yakin bisa memenangkan Final di masa mendatang.

Saya mengucapkan banyak berterima kasih kepada para pemain, karena sejak hari pertama mereka selalu percaya bahwa kami bisa menciptakan sesuatu yang istimewa di turnamen ini,” katanya.

Calon Lawan

Italia saat ini sedang menunggu calon lawannya di Final nanti.

Mereka akan menghadapi pemenang laga Inggris vs Denmark yang akan digelar dini hari nanti. Daftar Crownqq

Sabtu, 19 Juni 2021

EURO 2020 - Jelang Italia vs Turki, Robert Mancini Harapkan Tuah Stadion Olimpico

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Crownqq - Menjelang laga lawan Turki di Euro 2020, Timnas Italia punya catatan impresif saat tampil di Stadion Olimpico di Kota Roma.

Oleh karena itu, pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, mengucapkan selamat bertanding di Stadio Olimpico Roma pada Euro 2020, termasuk di laga perdana melawan timnas Turki.

Laga Italia vs Turki dijadwalkan berlangsung dini hari tadi, Sabtu (12/6/2021) pukul 02.00 WIB.

Di Stadio Olimpico, timnas Italia tidak terkalahkan dalam delapan laga terakhir. Pasukan Roberto Mancini meraih enam kemenangan dan dua kali seri.

Baca Juga : 5 Momen Paling Tak Terlupakan dalam Sejarah Euro

Italia ingin berharap rekor luar biasa mereka di Stadio Olimpico dapat mendorong mereka meraih gelar Euro 2020 di turnamen pertama Roberto Mancini sebagai pelatih.

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Mereka akan menghadapi ujian berat melawan Turki terlebih dahulu untuk pembukaan kompetisi, Sabtu (12/6/2021).

Semuanya telah berubah untuk Italia sejak kegagalan mereka lolos ke Piala Dunia 2018.

Roberto Mancini sebagai pelatih Italia menggantikan Gian Piero Ventura dan ditugaskan untuk memulihkan reputasi Azzurri.

Apa yang mereka harapkan akan membantu adalah kenyataan bahwa ketiga pertandingan grup mereka – dan perempat final – akan dimainkan di Stadio Olimpico Roma.

Dimana mereka tak terkalahkan dalam delapan laga di turnamen besar, sedangkan Azzurri salah satunya. Terdiri hanya dua tim bersama dengan Belgia untuk memenangkan semua dari 10 kualifikasi mereka.

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Tentu saja, Italia menyelesaikan kampanye kualifikasi mereka hampir dua tahun lalu, dengan final ini diundur 12 bulan karena pandemi virus corona.

Mancini telah berjanji untuk membuat negara bangga setelah masa sulit karena mereka berusaha untuk mengklaim Kejuaraan Eropa pertama sejak 1968.

Dalam sebuah surat terbuka untuk para penggemar, dia menulis: "Olahraga di saat-saat seperti ini adalah alat penting dalam hidup kita. Olahraga dapat membantu kita merasa lebih baik. Belum pernah sebelumnya kita sangat membutuhkannya.

Tim nasional kami menyadari sebagai perwakilan orang-orang yang fantastis, bertekad, dan untuk alasan ini saya, bersama dengan staf dan mereka yang turun ke lapangan, akan menggunakan semua menit acara ini untuk menghormati negara yang kami wakili.

Ini akan menjadi momen kegembiraan yang akan membuat kami melupakan sejenak kesulitan yang kami alami tahun lalu.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Roberto Mancini Berharap Keberuntungan di Stadion Olimpico, Delapan Laga Terakhir Italia Tak Terkalahkan. Daftar Crownqq

Senin, 14 Juni 2021

5 Momen Paling Tak Terlupakan dalam Sejarah Euro

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Crownqq - Menjelang turnamen Euro 2020, tak ada salahnya melakukan flashback untuk mengingat momen-momen tak terlupakan yang tercipta di ajang Euro.

Dalam waktu kurang dari seminggu, pesta sepak bola terbesar di Eropa, Euro 2020, akan segera bergulir. Kompetisi empat tahun di benua biru ini akan dimulai pada 11 Juni 2021 hingga ditutup pada 12 Juni 2021.

Laga pembuka akan dimainkan pada 11 Juni waktu setempat atau pada tanggal 12 waktu Indonesia. Babak penyisihan akan berakhir pada 24 Juni dengan memainkan 36 pertandingan dari 24 tim. 

Turnamen Euro sendiri selalu menjadi perhatian para pecinta sepak bola dunia. Dikarenakan, jauh berbeda dengan kejuaraan di benua lain, tim-tim peserta Piala Eropa selalu dipenuhi bintang-bintang kelas dunia.

Baca Juga :  5 Fakta Penting N'Golo Kante Yang Belum Banyak Diketahui Dari Pemain Divisi III

Piala Eropa sendiri sudah dihelat sejak tahun 1960. Dalam pelaksanaannya, ajang Euro selalu menghadirkan berbagai momen suka dan duka serta drama yang terlupakan. 

Sejumlah negara peserta pun pernah merasakan momen-momen tersebut. Menjelang turnamen Euro 2020, tak ada salahnya melakukan flashback untuk mengingat momen-momen tak terlupakan yang tercipta di ajang Euro. Momen apa saja itu? Berikut ulasannya. 

  • Kejutan Yunani 2004 

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Yunani tampil sebagai tim yang tidak ada duanya di Euro 2004 setelah mampu menumbangkan Portugal di laga final. Tim yang dijuluki Negeri Para Dewa ini berhasil mengalahkan Spanyol di babak penyisihan grup.

Di babak sistem gugur, Yunani berhasil menumbangkan Prancis dengan skor 1-0 di perempat final dan dilanjutkan dengan menumbangkan Ceko 1-0 di semifinal.

Di laga final, pasukan Otto Rehhagel berhasil mengalahkan tuan rumah lewat gol tunggal Angelos Charisteas pada menit ke-57. Kemenangan itu juga mengejutkan dunia dengan apa yang ditunjukkan oleh skuad Yunani.

  • Antonin Panenka 1976

Antonin Panenka adalah mantan pemain sepak bola Republik Ceko yang sebelumnya bermain untuk Bohemians Prague dan Rapid Vienna.

Selain itu, Panenka juga pernah membela timnas Cekoslowakia dalam 59 pertandingan dan mencetak 17 gol, serta mempersembahkan gelar Euro pada tahun 1976.

Panenka terkenal sukses melakukan tendangan penalti yang berbeda, yakni dengan memantulkan bola di tengah gawang, yang dilakukan pada pertandingan Final Euro 1976 melawan Jerman. Sekarang cara mencetak gol penalti dengan memantulkan bola ke tengah gawang selalu disebut dengan "gaya Panenka".

  • Tim Dinamit Euro 1992

Denmark membuat kejutan besar di ajang Euro 1992. Di ajang ini, Denmark berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Jerman 2-0 lewat gol Jensen dan Vilfort.

Bahkan hampir tidak ada yang percaya bahwa Denmark akan keluar sebagai juara di tengah kepungan tim-tim raksasa seperti Jerman, Italia, dan Belanda. Padahal, Denmark sendiri seharusnya tidak lolos ke putaran final.

Namun, UEFA memutuskan untuk memilih Denmark sebagai runner-up terbaik di babak kualifikasi untuk menggantikan Yugoslavia, yang dicopot dari partisipasinya menyusul konflik di Balkan.


CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar


  • Kroasia vs Turki 2008

Laga yang berlangsung di perempat final berlangsung sangat sengit dan mengejutkan bagi suporter Kroasia dan Turki. Bagaimana tidak, dua gol di laga ini terjadi satu menit jelang berakhirnya perpanjangan waktu 2x15 menit.

Pada menit ke-119 skuad Kroasia lebih unggul setelah Ivan Klasnic merobek gawang Turki dengan sundulan. Gol tersebut sekaligus membuat seluruh skuat dan ofisial Vatreni yang ada di bangku cadangan berlari masuk ke dalam lapangan.

Namun, situasi berubah suram ketika Turki menyamakan kedudukan pada menit ke-120 melalui tendangan keras Semih Senturk. Bahkan kemudian gol tersebut memaksa pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.

Pada kesempatan ini, Turki berhasil menang 3-1 dalam adu penalti setelah Luca Modric, Ivan Rakitic dan Mladen Petric gagal mengeksekusi melawan Rustu Recber.

  • Final Euro 2000

Laga antara Prancis vs Italia di final Euro 2000 mungkin selalu menyakitkan bagi Italia. Seperti yang sudah diketahui sebagian besar pecinta sepak bola, saat itu Azzurri berhasil memimpin hingga menit ke-90 berkat gol Marco Delvecchio di menit ke-55.

Namun petaka justru datang pada menit 90+3 setelah tembakan Sylvain Wiltord merobek jala Francesco Toldo dan memaksa pertandingan berlanjut hingga 2x15 menit dengan sistem golden goal.

Di babak tambahan, Prancis berhasil membuat Italia menangis usai tembakan David Trezeguet mengoyak jala Toldo pada menit ke-103. Kekalahan dramatis di final Euro masih terukir di benak publik Italia dan para pemain Azzurri hingga saat ini. Daftar Crownqq

Selasa, 08 Juni 2021

5 Fakta Penting N'Golo Kante yang Tak Banyak Tahu, Dari Pemain Divisi III

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Crownqq - Kamu menyaksikan laga final Liga Champions 2020 lalu antara Manchester City vs Chelsea? Sebagai penikmat sepak bola, Anda pasti setuju bahwa pemain yang paling menonjol di pertandingan final adalah N'Golo Kante.

Gelandang Chelsea itu tampil luar biasa hebat di lini tengah The Blues-julukan Chelsea, yang membuat Man City sulit berkembang.

Baca Juga : Hasil Final Liga Champions: Chelsea Juara Liga Champions 2020-2021, Setelah Menggalahkan Chelsea

Tak disangka, Kante mengawali karier benar-benar dari bawah. Ia tidak diciptakan untuk menjadi seorang bintang, yang biasanya sudah berkarir di liga elit sejak masa mudanya. Entah dari mana dan entah dari siapa, kini gelandang timnas Prancis itu menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik dunia. Ia bahkan disebut-sebut layak mendapat Ballon d'Or.

Fakta perjalanan karir Kante di bawah ini akan mengejutkan Anda:

  • Dari pemain cadangan dan Divisi III 

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Pada 2010, Kante bergabung di tim cadangan Boulogne. Kemudian pada musim 2012/2013, ia bermain untuk klub Divisi III Juara Nasional. 

Pada akhir nusim karir Kante semakin naik dan berhasil membawa Caen ke kasta kedua atau Ligue 2 Dari sinilah karier Kante perlahan menanjak.

  • Membantu promosi

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Pada musim 2013/2014  Ngolo Kante bermain 38 pertandingan untuk Caen. Keberuntungan menghampirinya, di mana Caen berhasil membantunya promosi ke Ligue 1, atau kompetisi kasta tertinggi di Prancis.

Pada musim 2014, Kante juga bermain untuk pertama kalinya di liga papan atas Eropa.

  • Hijrah ke Leicester 

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Pada tahun 2015 Kante pindah ke Leicester dengan biaya sebesar USD 10 juta. Bersama Leicester Kante mendapatkan berkah luar biasa. Di musim keduanya Kante langsung memberikan gelar Premier League, sekaligus menjadi gelar bergengsi pertama Leicester. Prestasi yang tak tahu lagi kapan terulang.

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

  • Diboyong Chelsea

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Musimnya yang luar biasa bersama Leicester membuatnya menandatangani Chelsea seharga $38 juta pada musim panas 2016. Dan, di musim pertamanya ia memenangkan gelar Liga Premier keduanya dan menjadi Pemain Terbaik Liga Premier. 

Musim berikutnya Ngolo Kante berhasil menambahkan Piala FA ke koleksi gelarnya. Selama di Chelsea, ia juga memenangkan gelar Piala Dunia 2018 bersama tim nasional Prancis setelah tampil di semua tujuh pertandingan turnamen tersebut.

  • Juara Liga Champions 

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Pada musim 2019, ia meraih gelar Liga Europa bersama Chelsea. Kemudian, setelah tampil sebagai player of the year di dua leg semifinal melawan Real Madrid, juga di final vs Man City, Kante meraih trofi Liga Champions pertamanya.

Kante mengajarkan semua bahwa tidak ada yang instan untuk mencapai prestasi. Perlu kerja keras dan pengorbanan. Daftar Crownqq